BUDAYAKAN HEMAT LISTRIK SEJAK DINI

DHARMA MENUNTUN BERHEMAT

 

Yang Penting Matiin Yang Nggak Penting …

Kurangi pemakaian listrik 50 Watt pada pukul 18.00 – 22.00, berarti anda telah berpartisipasi dalam menjaga kelangsungan dan kehandalan pasokan listrik di Bali

           

Demikianlah beberapa petikan kalimat yang diucapkan oleh Bapak I Wayan Ardika, SH. MH. yang bertugas di bagian Sub. Bidang Hukum dan Humas PT. PLN (Persero) Distribusi Bali  dalam mengawali wawancara dengan Mahardika. Berikut petikan pendapatnya yang dirangkum tim redaksi Mahardika

Mahardika : Pak apa saja yang perlu diperhatikan dalam rangka kita menjaga kelangsungan dan kualitas pasokan listrik untuk masyarakat di pulau Bali ?

Bapak Ardika :

Kelangsungan dan kualitas pasokan listrik untuk masyarakat, senantiasa mesti dipertahankan, PLN, tentu akan selalu berupaya agar listrik yang disalurkan memiliki kualitas yang memenuhi harapan pelanggan. Namun, semua usaha yang dilakukan akan sangat tergantung dari partisipasi masyarakat dalam melakukan berbagai hal yang bisa mempengaruhi kualitas pasokan tersebut. Secara garis besar, pelanggan dihimbau untuk tidak melakukan hal-hal sebagai berikut :

Bermain Layang-Layang

Pemain layang-layang yang mencoba layangannya di dekat jaringan listrik, Hal ini, selain sangat berbahaya bagi masyarakat, tentu akan mengganggu sistem penyaluran dan distribusi kelistrikan, khususnya ketika layang-layang ataupun talinya menyangkut di jaringan listrik. Mengingat volume gangguan listrik yang terjadi akibat layang-layang masih cukup tinggi. PLN mengajak masyarakat untuk tidak bermain layang-layang di dekat jaringan listrik.

Membakar Sampah di bawah Jaringan Listrik

            Membakar sampah, secara tidak sadar, masih sering dilakukan dibawah jaringan listrik. Ini sangat riskan dan berbahaya bila pembakaran itu sampai menyentuh jaringan. Bila kawat pengantar itu terbakar, isolasi yang sifatnya sebagai pengaman kabel akan meleleh dan meyebabkan terjadinya arus pendek (konsleting). Maka, kegiatan membakar sampah, hendaknya dilakukan jauh dari jaringan listrik dan fasilitas umum lainnya.

Tempelan Iklan Liar

            PLN sering kehilangan identitas nomor gardunya, akibat tertutup iklan liar. Kondisi ini akan  sangat berdampak kepada layanan PLN bagi masyarakat, karena nomor yang tertera pada setiap gardu dan tiang sangat penting untuk petunjuk menemukan alamat pelanggan, khususnya pada saat terjadi gangguan listrik. Demi kenyamanan bersama, PLN menghimbau agar asetnya tidak dipergunakan sebagai sarana untuk menempel iklan liar.

Menjaga Keselamatan Instalasi Listrik

            Dalam menjaga keselamatan instalasi listrik, perlu memperhatikan beberapa hal antara lain : menghindari memasang steker bertumpuk-tumpuk, gunakan kabel yang standar untuk penyaluran, hindari melakukan penyambungan ke luar instalasi rumah, serta periksalah kondisi instalasi minimal setiap sepuluh tahun sekali kepada lembaga yang berwenang (KONSUIL)

 

Mahardika : Pak bagaimana caranya agar kita dapat menerapkan budaya hemat listrik ?

Bapak Ardika : Kiat-kiat dalam menerapkan budaya hemat listrik, yaitu dapat diakukan dengan cara :

Lampu Penerangan : gunakan lampu hemat energi, nyalakan lampu pada saat diperlukan, matikan bila tidak digunakan, khususnya pada pukul 18.00-22.00 Wita, Rencanakan desain instalasi listrik yang tidak boros. Lemari ES : Hindari membuka / menutup lemari es terlalu sering, atur suhu sesuai dengan kebutuhan, bersihkan peralatan AC secara teratur, untuk mengurangi pemakaian AC, rencanakan pembangunan rumah yang hemat penggunaan AC, dengan mengutamakan sirkulasi udara yang cukup. Peralatan Elektronik : Matikan televisi, radio, tape recorder, komputer, peralatan audio visual dan sejenisnya, bila tidak ditonton, didengarkan atau dipergunakan, Pilih peralatan elektronik yang hemat energi. Seterika Listrik : Lakukan kegiatan menyeterika secara berkala minimal setiap minggu, Hindari menyeterika satu persatu setiap saat hindari menyeterika pada pukul 18.00-22.00 Wita, dimana saat itu tengah mencapai beban puncak. Pompa Air : Pilihlah jenis pompa air yang hemat listrik, sedapat mungkin gunakan tower untuk menampung air, guna menghindari terjadinya pemborosan energi listrik akibat keran air yang otomatis, naikkan air pada pagi atau siang hari, dan hindari menaikkan air antara pukul 18.00-22.00 Wita (pada saat beban puncak). Magic Jar, Rice Cooker : Matikan rice cooker / magic jar bila tidak dioperasikan, pilihlah jenis barang yang hemat energi.

            Dengan menghemat 50 Watt setiap pelanggan, artinya 35 MW disisi pembangkitan bisa di hemat karena berkurangnya pembakaran BBM. Sedangkan di sisi pelanggan akan terjadi penurunan tagihan rekening listrik.                   

                

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: